Minggu, 25 Oktober 2009

kepada merah, dari abu-abu

kau tahu apa artimu?
tidak? kau yakin?
bagaimana mungkin?
kau pasti bercanda!

hei! kau terpancang di atas!
di tiang tinggi, dan berkibar disana
masih tidak tahu juga?
kau serius?

ah, aku tahu kenapa kau begini
pasti karena kau berubah
kau sudah kehilangan maknamu
kau memudar...

banyak pengorbanan untukmu
tapi, kau buang itu semua?
hebat sekali kau ternyata...
kau egois!

teriakan kesakitan, kemarahan
tak terdengar ya?
lihat itu!
derai air mata dan luka

hanya untuk meletakkanmu disana
bahkan setelah kau menjadi coklat
apa? kau menyesal menjadi coklat?
itu kan pilihanmu!

kau pengecut!
kembali menjadi merah tanpa jati diri
untuk apa?
menjadi kain lap meja makan?

sudah tidak ada tempat untukmu disana
jadi, apa yang kau harapkan?
kain lusuh saja tidak mau bertemu kamu
jadi, apa yang membuatmu masih punya muka?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

feeling good to leave a comment?